Cepat Atasi Kerusakan Infrastruktur

Awal musim penghujan di era keserbatakpastian iklim saat ini ditandaidengan bencana. Belum lama ini, kita menyaksikan banjir yang tak disangka-sangka menerjang Kota Bandung. Banyak orang heran dengan musibah tersebut. Sebab, hampir tak pernah terjadi banjir seperti itu selama ini. Yang pasti, bencana selalu saja berdampak serius terhadapdenyut perekonomian masyarakat.

Simaklah banjir bandang di beberapa tempat.Jembatan putus dan hanyut. Rumah rusak dan rubuh. Pohon-pohon tumbang, fasilitas umum babak belur.Kerugian yang ditimbulkannya tidak sedikit, entah itu kerugian yang terhitung entah kerugian yang sifatnya tak terhitung. Kegiatan rutini masyarakat terhenti. Alhasil,sejumlah kegiatanperekonomian macet dan terhenti.

Saya berharap, pemerintah mengambil langkah-langkah yang cepat dan tepat.Baik pemerintahpusat maupun daerah segeralah berkoordinasi.Segera perbaiki fasilitas umum. Ini prioritas. Jalan dan jembatan sangat perlu ditangani secepatnya. Tak perlu lagi saling menyalahkan atau adu argumentasi. Sebab, makin lama didiamkan, total potensi kerugiannya juga makin besar.

Sangat diharapkan, perbaikan fasilitas umum yang rusak itu tidak asal jadi. Bekerja dengan cepat itu penting. Tapi bekerja dengan cermat jauh lebih penting. Kolonial Belanda bisa bikin jembatan yang tahaun ratusan tahun. Kita harusnya malu ketika bangunan sekolah Inpres telah rubuh bahkan sebelum diresmikan. Bekerja dengan semangat proyek harus dihentikan. Untuk pertumbuhan ekonomi yang sehat, tersedianya infrastruktur dasar yang memadai merupakan prasyarat mutlak yang tak bisa ditawar-tawar. Semoga

 

Tulus Prihanta

Jalan Suci-Cibeunying Kaler

Kota Bandung

Share This: