CATCH Membantu UMKM makin Melek Teknologi Pemasaran Online.

Keberadan internet memang memudahkan segala aspek kehidupan. Bagi kalangan usaha sarana ini sangat membantu sekali. Menjadi sarana lalu lintas distribusi barang atau produknya ke berbagai tempat dengan mudah. Tak ketinggalan kalangan UMKM pun sudah familier dengan teknologi cangih ini.

Wajar jika banyak pegiat usaha memanfaatkan teknologi tersproduk-ukmebut. Salah satunya lembaga Ukmmarket.co.id. Sebagai pusat jual beli online produk UKM di Indonesia, ia mengajak kalangan UKM memaksimalkan sarana canggih abad milenium ini. Dengan menggandeng Pusat Pelayanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM (KUMKM) menggelar program Community Approach Total Channel (CATCH). Tujuan program ini adalah mendorong pelaku UKM di Indonesia makin melek teknologi kemudian mengaksesnya untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pimpinan ukmmarket.co.id Ahmad Zaky Amiruddin menegaskan, pihaknya tak hanya memperluas akses pasar produk UMKM, juga menstimulasi dan membina embrio kewirausahaan. Imbuh dia lembaganya akan terus berupaya keras agar ukmmarket.co.id menjadi rumah yang sempurna bagi pelaku usaha yang ingin terus melengkapi wawasan dan kemampuan berbisnis. “Ukmmarket berharap akan mampu menjadikan usaha mikro naik kelas menjadi usaha kecil, selanjutnya ke menengah hingga besar secara optimal,” ujarnya di Jakarta Rabu (16/3).

Sementara itu pejabat Kementerian Koperasi dan UKM juga tak memungkiri kini telah menjamur bisnis online yang dilakukan para pelaku UKM. Pihaknya menyambut baik dan terus mendorong agar produk mereka makin cepat terserap pasar secara efektif dan efisien. “Sarana internet mampu mendorong pelaku UMKM meningkatkan penjualan dan meluaskan jangkauan pemasaran produk atau barang dagangannya secara efektif dan efisien,” ujar Nur Ediningsih, Asisten Deputi Produktivitas dan Mutu Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kemenkop UKM.

Nungki, demikian sapaan akrabnya menambahkan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan UKM makin melek teknologi sehingga makin dekat dengan cita-cita industri UKM yang mapan dan berdaya saing. Karena itu Kemenkop UKM mendukung sepenuhnya program CATCH ini. Apalagi sejak awal Ukmmarket selalu berkomitmen menjadi e-commerce yang fokus memperluas akses pasar produk UKM Nusantara.

Terkait hal tersebut sesuai data World Economic Outlook yang dirilis Asosiasi Internet Service Provider, pasar e-commerce di Indonesia mencapai Rp 18 triliun (US $ 1,3 miliar) pada 2015, dengan 37 juta konsumen dari total populasi 249 juta.

Angka tersebut naik meningkat dibanding periode sebelumnya yangi Rp 12 triliun dan 27 juta konsumen. Khusus untuk 2016, asosiasi tersebut memperkirakan pasar e-commerce akan mencapai Rp 25 triliun dengan 49 juta konsumen.

Sedangkan pada 2016 ini CATCH akan memprogramkan akan menggelar acara serupa di 15 kota. UKM akan mendapatkan bimbingan materi dan praktik secara gratis tujuannya agar mampu bersaing di ranah digital seperti mengunakan email dan chat, memotret, deskripsi efektif, hingga materi dasar search engine optimization (SEO) dan pemanfaatan e-commerce. Kota-kota yang akan disambangi diantaranya Solo, Yogjakarta, Semarang, Banyumas dan Malang. (Saw/dbs).

Share This: