Cara FEO Mengoptimalkan Energi Otak Anak

KETAGIHAN bermain game atau gadget membuat banyak orangtua mengeluh dan risau. Saking asyiknya terpaku di layar monitor, anak-anak jadi malas belajar, susah fokus, lupa waktu karena asyik dengan game, ujung-ujungnya nilai akademik mereka di sekolah jadi merosot. Orangtua mana yang tak khawatir jika yunior mereka sudah begini?

Problem serius yang sulitkah itu? Mungkin iya. Tapi sebenarnya bukan hal yang terlalu sulit. Pasutri Sridheva H. Bawono, SE dan Shinta Puspitasari, SS punya cara jitu menanggulangi kecemasan para ortu. Mereka memperkenalkan satu solusi. Namanya program pelatihan Fokus Energi Otak (FEO). Sebuah pelatihan dengan memberdayakan energi otak, merangsang perkembangan neuron otak, agar fungsi otak kanan dan otak kiri optimal dan seimbang.

Program pelatihan ini bertujuan melatih fokus yang luar biasa, menambah kreativitas, meningkatkan nilai akademis di sekolah, termasuk prestasi di luar sekolah. Lebih jauh, program ini juga diarahkan untuk mengubah kepribadian dan kebiasaan buruk pada diri anak dalam tempo yang relatif cepat. Dengan pelatihan 4 (empat) jam saja, hasilnya luar biasa.

Pasutri Dheva dan Shinta sudah berkecimpung di bidang ini sekitar 2 tahun belakangan. Dari hasil risetnya, Dheva tertarik meluncurkan program pelatihan yang lebih bersifat private. Khususnya menangani masalah kefokusan pada anak. Metode yang digunakan: Motivasi, Kertas Origami, Speed Reading, Memory, Otosugesti.

Motivasi: agar keinginan anak menjadi sangat kuat untuk mencapai cita-cita dan harapan positifnya. Speed reading: agar anak menjadi lebih cepat daya tangkap mata & otaknya, teliti dalam membaca atau belajar, serta mudah paham pada apa yang dibaca atau dipelajari. Memory: agar ingatan anak menjadi lebih kuat. Otosugesti: cara mengubah kebiasaan buruk pada anak dalam waktu relatif cepat.

Biayanya? Untuk kategori usia 6-18 tahun, dipungut Rp 3,5 juta per anak. Pelatihan ditangani langsung oleh Dheva selaku Owner/Pimpinan/CEO/Coach & Penggagas Metode FEO, dibantu istri tercinta selaku Wakil/CMO/Coach & Public Relation FEO. Meski terbilang baru, FEO sudah menjalin beberapa kerja sama. Di antaranya, dengan Yayasan Pasir Arabia, yang beranggotakan eks kedutaan RI di Arab Saudi, Dheva dan Shinta melatih anak-anak yatim secara gratis.

FEO juga turut mengisi acara Kawasan Halal Fair 2017 yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia di Plaza Semanggi, Jakarta, bulan Ramadhan 2017 lalu, bersama 80 anak yatim. Pada 10 September 2017, FEO berpartisipasi dalam acara Pasar Belanda 2017 di Kedutaan Besar Belanda, Erasmus Huis, Jakarta.

Kolaborasi pasutri itu senantiasa terlihat kompak, baik di dalam pekerjaan maupun dalam keseharian di rumah tangga. Jiwa sosial keduanya juga mumpuni. Mereka memberi pelatihan FEO gratis untuk anak-anak yatim piatu & dhuafa. Dalam waktu dekat, melalui tim ACT (Aksi Cepat Tanggap) yang disetujui Perserikatan Bangsa-Bangsa & International Organization for Migration, Dheva dan Shinta akan memberi pelatihan FEO gratis bagi anak-anak pengungsi Rohingya di Kota Medan, Sumatera Utara.

“Kami ingin urusan duniawi dan urusan akhirat bisa berjalan seimbang,” tutur pria kelahiran Lumajang (Jatim) 41 tahun lalu ini. Semoga, berkat kiprah FEO, makin banyak anak-anak yang potensi kecerdasannya tumbuh optimal.●(Red)

 

For Therapi Contact Person :

Shinta 0813 1847 3597.

Consultan Partner :

Poppy (WA) 0811 988 8772.

Share This:

You may also like...