Budidaya Semut Rangrang Kian Menggigit

Semut rangrang ternyata bisa menjadi pintu rezeki. Dengan modal yang tidak besar dan teknologi sederhana, semut rangrang dapat dibudidayakan menjadi kroto. Balik modalnya pun terbilang cepat. Tertarik?

Semakin banyak masyarakat yang memelihara burung memberi berkah tersendiri bagi peternak telur semut rangrang atau biasa disebut kroto. Sebab, kroto merupakan salah satu pakan burung selain jangkrik dan pisang.
Untuk memulai usaha ini, jenis semut yang digunakan bukan semut biasa tetapi semut rangrang. Langkah pertama membuatkan rumah untuk semut agar semut-semut tersebut betah tinggal dan tidak kabur. Medianya bisa kaleng atau botol-botol bekas air mineral.
Selama berada di rumah semut harus diberi makan dan minum secara teratur agar tidak mati dan cepat bertelur. Untuk ini, Anda harus telaten dan sabar. Selain rutin memberikan makanan dan minuman, suhunya juga harus diperhatikan. Jika udara terlalu panas semut akan mati. Untuk itu, perlu menyemprotkan air layaknya embun agar suhu menjadi lebih dingin.
Budidya kroto ini cukup menguntungkan karena tidak banyak membutuhkan modal dan teknologi yang rumit. Pada dasarnya, semua usaha ini bisa dilakukan semua orang asalkan tekun dan telaten. Apalagi bagi para pehobi burung peliharaan yang krotonya bisa dijadikan pakan burung.
Usaha ini pun tidak terbatas di desa, tetapi bisa dilakukan di perkotaan karena tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Selain itu, pasarnya juga terjamin selama pehobi burung masih setia dengan peliharaannya.
Apaagi berdasarkan hasil penelitian, kroto merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik dan bagus untuk pakan burung terutama burung ocehan atau berkicau. Dengan semakin banyaknya pencinta burung ocehan maka semakin besar pula pemintaan produk kroto ini.
Semut rangrang yang tergolong dalam semut api (fire ants) dengan genus Oecophylla, Famili Formicidae dan ordo Hymenoptera juga memiliki kelebihan tersendiri. Selain sebagai penghasil kroto, bagi para petani semut rangrang cukup berguna sebagai pembasmi dan pengendali hama tanaman. Semut rangrang dapat membunuh hama tanaman yang menyebabkan tanaman para petani itu tidak tumbuh dengan baik.
Meski mudah dalam budidayanya, namun Anda perlu mengerti detilnya termasuk cara memberi makan semut rangrang. Makanan utamanya tidak lepas dari kandungan protein dan gula. Untuk protein bisa kita berikan jangkrik, cicak, kecoa, ulat hongkong , ulat kandang, belalang, tulang ikan, tulang ayam, tulang sapi dan sisa-sisa makanan lainnya. Sedangkan untuk kandungan gula bisa di berikan air lalu berikan gula yang sedikit kental.

Tempat makanan bisa terbuat dari botol plastik yang dipotong kemudian sisakan sedikit kira-kira kurang lebih 2 cm lalu letakkan di atas toples. Dimana penggunaan botol plastik adalah supaya makanan tidak keluar. Untuk makanan yang bisa terbang atau meloncat seperti jangkrik dan belalang bisa di masukan langsung kedalam lubang toples atau bisa juga kita lumpuhkan dulu kemudian dimasukkan di tempat yang telah disediakan.
Bisa pula memberikan makanan dengan menggunakan rak toples. Sebenarnya hampir sama seperti cara di atas, cuma tempat makanan diletakkan di samping toples. Karena dengan media rak , tempat untuk menaruh tempat makanan sangat luas di banding dengan menggunakan toples dengan tatakan nampan yang tempatnya sangat terbatas. (Kur)

Share This:

You may also like...