BNPB Pantau Akivitas Gunung Api Sepanjang Maret  2019

Ilustrasi Gunung Sinabung-Foto: Akurat

JAKARTA—-Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho  menyatakan, pihaknya  terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik beberapa gunung api yang tergolong aktif.

“Di antaranya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera utara, merupakan satu-satunya gunung api yang masih berstatus level IV atau ‘Awas’,” ujar Sutopo dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Kamis (29/3/2019).

Gunung Sinabung yang berketinggian 2.460 meter mengalami erupsi menerus sejak 2013. Melalui rekaman seismograf pada 28 Maret 2019 lalu tercatat dominasi gempa hembusan.

Dengan kondisi saat ini, Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi kawasan berbahaya berdasarkan radius jarak per sektor yang berbeda, yaitu utara – barat, selatan – barat, selatan – tenggara, tenggara – timur, dan utara – timur.

Menurut Sutopo dalam keterangan persnya, Badan Geologi mengimbau masyarakat atau pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km untuk sektor utara – barat, 4 klometer sektor selatan – barat, dan 7 kilometer sektor selatan – tenggara, 6 kilometer tenggara – timur dan 4 kilometer utara – timur.

Selain itu, BNPB juga menyatakan tiga gunung masih berstatus level III atau ‘Siaga.’ Ketiga gunung itu adalah Gunung Agung, Soputan dan Karangetang.

Terang Sutopo lagi ketiga gunung ini memiliki radius berbahaya  berbeda-beda berdasarkan sektor yang telah direkomendasikan oleh Badan Geologi.

“Gunung Agung di Karangasem, Bali direkomendasikan status level III hanya berlaku di dalam radius 4 kilometer. Area di luar radius tersebut, aktivitas masyarakat dapat berjalan normal dan masih tetap aman. Badan Geologi menekankan masyarakat tetap harus mejaga kewaspadaan,” papar Sutopo.

Berbeda dengan Gunung Agung, Gunung Karangetang di Sulawesi Utara memiliki zona prakiraan bahaya pada radius 2,5 kilometer dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua kea rah barat laut – utara sejauh 4 kilometer atau wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Gunung Krakatau di Selat Sunda mengalami penurunan status dari level III ke level II sejak 25 Maret 2018. Meskipun selama Maret 2019 masih terjadi erupsi, intensitas erupsi semakin menurun.

Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Migitasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 28 Maret 2019 hingga pagi ini (29/3), visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, asap kawah utama tidak teramati.

“Sedangkan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur lauh dan timur. Badan Geologi merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas mendekati kawah dalam radius dua kilometer dari kawah,” tutup Sutopo (van).

Share This:

Next Post

Tokopedia Hadirkan Toko Fisik Resmi

Jum Mar 29 , 2019
JAKARTA—Tokopedia sebuah marketplace yang membantu para merchant untuk berjualan secara daring akhirnya merasa perlu menghadirkan sebuah  toko  fisik (offline store) yang diluncurkan secara resmi di Lippo Mall  Puri, Jumat (29/3/2019). Vice President of Merchants Tokopedia Inna Chandika mengatakan, kehadiran official store ini sebagai alternatif masyarakat untuk mendapatkan produk-produk yang diinginkan. […]