Berkolaborasi Untuk Pengembangan Fintech

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mendorong kelahiran industri financial technology (fintech) di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Tak pelak. trend ini telah mendisrupsi sejumlah industri keuangan konvensional, tak terkecuali sektor perbankan.

Mengantisipasi situasi tersebut, Bank Bukopin memilih mengambil posisi untuk untuk ikut serta mendukung pengembangan pelaku usaha start up pada sektor fintech di Tanah Air.

Bank Bukopin menyadari bahwa kolaborasi merupakan pilihan strategi yang harus dijalankan oleh pelaku bisnis.

Salah satu bentuk dukungan untuk pengembangan industri fintech dilakukan dengan terlibat aktif dalam berbagai forum startup fintech di Tanah Air, diantaranya melalui forum Startup Nations Summit 2018 yang digelar di Surabaya pada pertengahan November lalu.

Event itu merupakan forum berskala internasional yang mendorong kolaborasi industri kreatif digital. Kegiatan tersebut diikuti oleh para perwakilan startup dari 170 negara.

Partisipasi aktif Bank Bukopin dalam kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Bank Bukopin untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam industri kreatif digital khususnya pada bisnis fintech.

Melalui suatu kolaborasi, Bank Bukopin memang sudah cukup banyak dikenal terlibat aktif dalam pengembangan startup fintech melalui BNV Labs. Ini merupakan wadah yang dibentuk khusus untuk membangun kerja sama dengan industri startup fintech di Tanah Air.

BNV Labs adalah sebuah inkubator yang mendorong tumbuh kembangnya ekosistem fintech di Indonesia. Program inkubasi tersebut ditujukan untuk menumbuhkan lebih banyak startup fintech yang mampu menciptakan solusi kolaboratif dengan para pelaku industri keuangan dan perbankan.

Melalui BNV Labs, Bank Bukopin mendukung pengembangan startup fintech pada berbagai aspek, mulai dari pengembangan ekosistem, akses pasar, dukungan bisnis, penyediaan co-working space, program pengembangan kapasitas, hingga mentorship.

Manajemen Bank Bukopin terus berkomitmen untuk senantiasa berperan aktif dan berkelanjutan dalam mendorong pengembangan bisnis startup digital khususnya di bidang fintech di Tanah Air.

Selain melalui BNV Labs, Bank Bukopin juga terus mengembangkan produk, layanan dan aplikasi berbasis teknologi digital untuk memperkuat basis nasabah di segmen milenial, diantaranya melalui aplikasi Wokee dan layanan Bukopinet.

Ke depan, pengembangan bisnis di era fintech memang menuntut dunia usaha untuk tidak lagi berkompetisi secara sengit, tetapi justru harus lebih banyak berinisiatif melakukan kolaborasi.

Share This:

Next Post

Masa depan Ekonomi dan Keuangan Islam Indonesia

Sel Des 4 , 2018
Hendri Tanjung, Ph.D   Pew research center memprediksi bahwa jumlah ummat Muslim di dunia pada tahun 2050 berjumlah 2,761 milyar jiwa.  Jumlah ini hampir sama dengan ummat Kristen sebanyak 2,918 milyar.  Kalau dipersentasekan, maka jumlah penduduk muslim dunia sebesar 29,7% dan kristen 31,4% dari total penduduk dunia.  Bahkan, tahun 2070 […]