Berdayakan Ekonomi Akar Rumput

Pemilik warung akan diberi dana hibah senilai Rp5 juta dalam bentuk barang dan disediakan perangkat teknologi layaknya toko ritel modern. Program sosial rasa bisnis ini diyakini akan mendongkrak omzet usaha penerima dana.

SETELAH menjadi  yang termaju dalam pengembangan teknologi digital di koperasi, KSP Sejahtera Bersama (SB) luncurkan   program Warung Tetangga Kita (Warga Kita). Program ini murni bersifat sosial dengan semangat pemberdayaan.

Ketua Dewan Pengawas KSP SB, Iwan Setiawan mengatakan, Warga Kita merupakan terobosan untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat terutama di tingkat akar rumput. Program ini adalah aksi sosial dari karyawan dan anggota KSP SB di seluruh jaringan kantor pelayanan. “Kami ingin membantu masyarakat kecil yang memiliki usaha warung agar bisa naik kelas,” ujar Iwan. 

Sesuai namanya, Warga Kita menyasar pemilik warung-warung kecil seperti warung kelontong maupun warung sembako dengan omzet sekitar Rp5 juta perbulan. Warung seperti itu jumlahnya sangat banyak dan tersebar di berbagai tempat. Pemilik warung terpilih akan mendapatkan dana hibah sebesar Rp5 juta dalam bentuk barang.

Untuk memastikan program Warga Kita berjalan sesuai harapan, KSP SB memiliki kriteria tertentu antara lain lamanya warung tersebut berdiri, karakter pemilik usaha dan lokasi warung yang strategis. Tim KSP SB juga akan melakukan pendampingan manajemen usaha kepada pemilik warung.  “Warga kita juga menjadi tempat layanan KSP SB dalam menerima setoran tabungan, setoran cicilan, pinjaman bahkan tempat menyalurkan pinjaman bagi warga sekitar,” tutur Iwan.

Selain bantuan dana dan pendampingan, KSP SB akan menyediakan sarana teknologi informasi (TI) seperti mesin  EDC yang biasa digunakan di toko-toko ritel modern. Melalui mesin EDC  transaksi di warung dapat diketahui perkembangannya setiap saat. Warung mitra KSP SB  nantinya  dilengkapi dengan spanduk khusus sebagai identitas.

Iwan menambahkan, sumber dana dari program hibah Warga Kita ini berasal dari sumbangan karyawan dan anggota KSP SB. Untuk menggenjot pengumpulan dana tersebut, Koperasi menggelar program Seribu Rupiah (Seru). Diharapkan setiap anggota dan karyawan minimal menyumbang Rp1.000 setiap bulan. “Sumbangan dari angg                                        ota dan karyawan ini akan kita fokuskan untuk pengembangan usaha produktif Warga Kita dengan prinsip dari anggota dan untuk anggota,” kata Iwan.

Warga Kita diyakini  memberi manfaat bagi KSP SB maupun pemilik warung. Dari sisi KSP SB, program ini dapat meningkatkan jumlah anggota. Sebab, setiap penerima bantuan akan langsung tercatat sebagai anggota koperasi. Selain itu, sebagai saluran distribusi yang efektif dari SB Mart, anak usaha KSP SB. Program sosial yang bersifat produktif itu juga akan membuat citra KSP SB akan semakin positif di mata masyarakat.

Sementara dari sisi penerima (pemilik warung), program Warga Kita berpotensi untuk menggenjot omzet usaha. Dengan bantuan barang senilai Rp5 juta, tentu dapat me-leverage omzet. Apalagi ditunjang dengan infrastruktur TI modern sehingga manajemen warung akan lebih tertata. Selain itu, pemilik pun tidak perlu repot-repot lagi belanja ke agen atau ke pasar karena seluruh barang akan diantarkan secara langsung ke lokasi usaha. Dengan proses distribusi barang yang lebih cepat ini menjadikan usaha lebih efisien.

Inovasi Warga Kita sejalan dengan program Pemerintah untuk menggenjot akses masyarakat terhadap lembaga keuangan. Sebab, pemilik warung secara otomatis akan jadi anggota KSP SB dan setiap transaksi  tercatat di dalam sistem yang modern.

Saat ini, program Warga Kita sedang dalam masa ujicoba dengan melibatkan 10 pemilik warung di sekitar Kantor Pusat KSB SB. Dalam tahun pertama, kata Iwan, ditargetkan menjangkau minimal 1.000 warung. “Seluruh jaringan kantor KSP SB akan bergerak untuk menyukseskan program Warga Kita,” tuturnya. 

Dengan program Warga Kita  diharapkan  produk yang dijual bukan hanya kebutuhan sehari-hari atau sembako saja. Tetapi juga dapat menjual produk-produk elektronik seperti TV, komputer maupun gadget. Apalagi, SB Mart memiliki jaringan kerja sama yang luas dengan pihak pabrikan atau distributor utama.

Selain itu, Warung Mitra  dapat jadi agen pembayaran untuk berbagai kebutuhan bulanan seperti listrik, air, dan telepon. Warung juga dapat melayani transaksi jual beli pulsa atau pun paket data. Hal itu dimungkinkan karena dukungan infrastruktur TI yang disediakan oleh KSP SB.

Melalui program Warga Kita KSP SB berharap kesejahteraan anggota pemilik warung dapat meningkat dan dalam skala luas dapat memutar roda perekonomian  dengan lebih cepat. “Kami yakin Warga Kita akan memberi manfaat yang besar bagi ekonomi anggota dan juga koperasi,” pungkas Iwan.  (Kur) 

Share This:

Next Post

Koperasi Solusi Atasi Ketimpangan Ekonomi Koperasi

Sel Apr 30 , 2019
Didirikan bukan untuk berdiri di atas menara gading. Kopsyah BMI menjadi contoh lembaga yang memberi solusi untuk pemberdayaan usaha anggota dan pemerataan ekonomi. KETIMPANGAN ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya dituntaskan. Hal itu berpangkal dari masih dikuasainya akses sumber-sumber produksi oleh segelintir elit. Berbagai program pengentasan kemiskinan pun […]