Berbagi Rumah Layak Huni dengan Non Anggota

TANGERANG—-Empon (76), penjaja dan pembuat kue klepon  di Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, tidak menyangka kalau hari ini dia bakal beruntung.  Janda beranak 6 orang itu  memperoleh Program Hibah Rumah Layak Huni (RSH) dari Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI).

RSH ke 156 itu diserahkan langsung oleh Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara, Selasa pagi (23/4/19) kepada nenek yang juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tangerang Nurul Hayati, Pejabat Kementerian Koperasi UKM serta tokoh dan pemuka desa setempat.

Program RSH Kopsyah BMI sebagian besar memang menyasar kepada anggota yang berpenghasilan rendah. Selain untuk anggota, RSH juga diberikan kepada non anggota dalam bentuk hibah. Hibah itulah yang diterima oleh Empon, yang memang  bukan anggota Kopsyah BMI. Hibah RSH senilai Rp46 juta tersebut kata Kamaruddin, bagian dari kepedulian Kopsyah BMI terhadap lingkungannya.

Berdasarkan hasil pengamatan tim RSH Kopsyah BMI kondisi tempat tinggal Empon memang sudah tak layak huni. Hal itu terlihat dari tidak  adanya akses sanitasi, kusen serta kayu penunjang yang sudah rapuh dan sering bocor ketika hujan. Selain itu bilik samping rumah juga sudah bolong-bolong  dan penuh tambalan.

Nasib nenek yang cuma tamat SD ini diperparah dengan kondisi kakinya yang sulit berjalan akibat kecelakaan. Sehingga sudah beberapa bulan terakhir Empon tidak berjualan. Untuk kebutuhan sehari-hari ia mendapat bantuan dari anak-anaknya yang juga berpenghasilan pas-pasan.

Dari informasi lapangan tersebut langsung diproses oleh Manajer KCP (Riska Adaniyah), kesokan harinya langsung diverifikasi oleh Manajer  Cabang Tangerang-1 Sonny Gusty Hakim.

“Terima kasih Kopsyah BMI yang sudah bangunkan saya rumah bagus, semoga Allah membalas kebaikan ini,” ucap Empon dengan nada lirih dan perasaan senang tak terhingga.

“Kopsyah BMI selama ini memang hanya memberikan RSH untuk anggotanya yang kurang mampu,¬† namun kami juga sadar bahwa masih banyak kalangan masyarakat lainnya yang juga kurang beruntung, itu sebabnya dalam program RSH ini kami berbagi dengan mereka,” kata Kamaruddin.

Untuk pembangunan rumah hibah untuk Empon, Kopsyah menggunakan dana dari infaq anggota, nanun ada pula donasi dari masyarakat setempat maupun simpatisan Kopsyah BMI.

Yang menggembirakan, sambung Kamaruddin, anggota selalu punya kesadaran tinggi untuk senantiasa berbagi dengan lingkungannya dengan cara menyisihkam sebagian dari gajinya untuk infaq. Besarnya bervariasi antara Rp15.000 hingga Rp25.000 sesuai jenjang jabatannya

“Di sinilah kita bisa lihat bagaimana kesadaran anggota pada hakekatnya saling tolong menolong,” ujarnya.

Lantaran gencar dengan aksi sosialnya ini, Kopsyah BMI menjadi sering diundang terutama dalam hal praktik berkoperasi dan pemberdayaan masyarakat. Pemkab Tangerang bahkan menunjuk koperasi ini mengelola Gerai Tangerang Gemilang, ajang pengembangan dan pemasaran produk koperasi dan UKM Kabuparen Tangerang.(Irsyad Muchtar)

Share This:

Next Post

Dinas Koperasi Kota Palembang Gelar Rakor

Rab Apr 24 , 2019
PALEMBANG-—Dinas Koperasi Kota Palembang Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri sebanyak 100 pegiat koperasi di kota tersebut. Rakor membahas kebijakan pembangunan koperasi yang berdaya saing itu dibuka oleh Wali Kota Palembang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Palembang Drs HK Sulaiman Amin M.Si, Rabu (24/4/19) […]