Bappenas Ungkap Biaya Pemindahan Ibu Kota Capai Rp486 Triliun

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro-Foto: Okezone

JAKARTA—Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan pemindahan ibu kota  membutuhkan biaya total Rp486 triliun.

Menurut rencana pembiayaan pemindahan ibu kota mengandalkan kerja sama Pemerintah dan Badan usaha (KPBU).

Skema KPBU ditargetkan bisa mendanai sebesar Rp265,2 triliun (54,6 persen), dari APBN Rp93,5 triliun (19,2 persen) dan sisanya swasta Rp127,3 triliun (26,2 persen).

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan dari masing-masing sumber biaya tersebut akan digunakan untuk pendanaan yang berbeda-beda.

“KPBU itu bisa untuk berbagi macam infrastruktur yang ada, sementara swasta masuknya akan cenderung untuk proyek perumahan dan berbagai infrastruktur dasar,” kata Bambang di Kantor Bappenas, Selasa (20/8/19).

Bambang mencontohkan beberapa contoh proyek yang bisa dilakukan melalui KPBU antara lain; jaringan gas, air bersih, dan pengelolaan air limbah.

Rinciannya, KPBU akan membangun antara lain; gedung eksekutif, legislatif, dan yudikatif; pembangunan infrastruktur utama selain APBN; sarana pendidikan dan kesehatan; museum dan lembaga permasyarakatan; sarana dan prasarana penunjang.

Sementara APBN akan membangun antara lain; infrastruktur pelayanan dasar, pembangunan istana negara dan bangunan strategis TNI/Polri, Rumah Dinas ASN/TNI/POLRI, pengadaan lahan, ruang terbuka hijau, pangkalan militer.

“Swasta akan membangun antara lain; perumahan umum, pembangunan perguruan tinggi, Science-technopark, peningkatan bandara, pelabuhan dan jalan tol, sarana kesehatan, shopping mall dan MICE,” pungkasnya.

Share This:

You may also like...