Bappenas Dorong Peningkatan Jumlah Tenaga Kerja Formal

bambang Brodjonegoro-Foto: Kinibiasa/Kompasiana.

JAKARTA—–Badan Perencanaan Pembangunan nasional (Bappenas) mendorong tumbuh industri padat karya melalui penyediaan tenaga kerja di sektor garmen (tekstil) untuk menyerap tenaga kerja di sektor formal.  Dengan formalsiasi kegiatan ekonomi ini, pemerintah sekaligus mendorong peningkatan  jumlah pekerja formal.

“Memang diperlukan strategi agar menyediakan lapangan kerja formal, karena di situ ada jaminan, seperti gaji sesuai UMR, keselamatan kerja yang harus diperhatikan pemberi kerja,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas  Bambang Brodjonegoro dalam Forum Merdeka Barat, Kamis (8/11/2018).

Meskipun demikian Bambang mengungkapkan, sektor informal juga tidak bisa diabaikan dan tetap merupakan bagian yang penting. “Kami juga berharap jumlah pekerja formal yang lebih sedikit dari sektor informal  tidak menjadi pola permanen  dan menentukan penyerapan tenaga kerja,” ujar dia lagi.

Bappenas juga mendorong formalisasi pelaku UMKM agar naik kelas.  Dengan kebijakan pajak 0.5% para pekerja di sektor UMKM ini juga mendapatkan perlindungan, jaminan dan upah yang baik.

Hingga saat ini menurut catatan BPS pada Agustus 2018 jumlah tenaga kerja di sektor formal mencapai 53, 52 juta setara dengan 43,16 persen.  Bappenas mengklaim pada 2018 ini pemerintah sudah mencipatakan 2,99 juta kesempatan kerja.

Target penciptaan tenaga kerja antara 2015 hingga 2019 ialah 10 juta orang. Hingga sekarang akumulasi kesempatan kerja 9.38 juta, dengan rata-rata pertumbuhan 1,99 persen.

 

 

Share This:

Next Post

Menkeu Ajak Pelajar Sadar Pajak

Jum Nov 9 , 2018
JAKARTA—-Kesadaran membayar pajak perlu dibangun sejak dini.  Hal inilah yang dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika melakukan sosialisasi kesadaran pajak kepada ratusan pelajar dengan tajuk “Pajak Bertutur” di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2018). Sri Mulyani langsung melakukan interaksi dengan para remaja dalam durasi sekitar satu […]