Banpres Sudah Sasar 5,6 Juta Pelaku Mikro dengan Nilai Rp13,4 Triliun

JAKARTA—Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mencatat sebanyak 5,6 juta pelaku usaha mikro  di 34 provinsi mendapatkan, Bantuan Presiden (Banpres) produktif dengan nilai total  Rp13,4 triliun.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM RS Hanung Harimba Rachman menyampaikan sebelum akhir September banpres menyasar sebanyak 9,16 juta pelaku usaha mikro.

“Total anggarannya Rp 22 triliun (sesuai DIPA),” ujar Hanung Harimba Rachman melalui keterangan resmi, Kamis (10/9/20).

Lanjut Hanung, jajarannya Kementerian, kata dia, terus berupaya agar Banpres bisa tepat sasaran berdasarkan data yang konkret dan akurat. Hanung  mengakui  sulit mendapatkan data kongkret jumlah pelaku usaha yang menerima bantuan.

Untuk itu dia menghadiri acara Forum Konsultasi Penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) pada hari in.. 

“Saya berharap mendapat dari Forum Konsultasi ini hingga  bisa diperoleh data pasti, agar bantuan dari pemerintah tepat sasaran,” kata Hanung.

Dia mendorong  terbangun komunikasi dan kerja sama yang baik antara Komite Kebijakan Penyaluran BPUM Pusat dengan Pokja Penyaluran BPUM Daerah.

Pandemi Covid-19 telah berdampak luas dan dalam kepada warga dunia tidak terkecuali Indonesia, dimulai dari krisis kesehatan yang merambat ke krisis ekonomi. Presiden Joko Widodo sangat memberi perhatian pada sektor usaha mikro, yang sangat rentan karena terdampak pandemi ini.

Dampak pandemi Covid-19 kepada pelaku usaha tidak sama.

“Ada UMKM yang sedang menerima kredit bank maupun lembaga pembiayaan lainnya dan usahanya mengalami penurunan produksi maupun penjualan,” pungkasnya.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *