Bangunkan Rumah Anggota Tanpa DP, Bisa !

Bagi pedagang kue keliling sekelas Neneng (30) dengan penghasilan pas-pasan, naga-naganya bakal sulit mewujudkan keinginan untuk memiliki sebuah rumah yang sehat dan layak huni. Sampai kemudian Kopsyah Benteng Mikro Indonesia menawarkan bangun rumah tanpa uang muka (Down Payment-DP).

rumah tanpa dp

SETIAP pagi ibu beranak tiga ini sudah harus keluar dari rumahnya menjajakan kue, sementara Andri (35), suaminya juga sudah harus menuju tempat kerjanya, sebuah showroom jual beli sepeda motor di kawasan Tanah Merah, Tangerang.  Menjelang siang atau sore, Neneng baru kembali ke rumahnya dengan membawa uang hasil penjualan kue yang rata-rata Rp 150 ribu per hari. Dengan penghasilan minim tersebut dan menghidupi tiga anak yang masih kecil memang tidak mudah bagi Neneng untuk merajut impian hidup yang lebih baik. “Setiap pagi kami berdua sudah berangkat kerja, anak-anak diasuh oleh neneknya,” kata Neneng saat berbincang dengan PELUANG beberapa waktu lalu. Ia beruntung karena bersama tiga anaknya bisa tinggal di rumah mertuanya, setidaknya persoalan tempat tinggal untuk sementara waktu bisa diatasi. Bagi Andri, ia justru merasa punya tantangan yang harus ia penuhi, yaitu menyediakan tempat tinggal yang layak bagi keluarganya. Ketika mulai mengenal Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI), Andri langsung  mendaftar sebagai anggota. Baginya koperasi ini tergolong unik, karena bukannya menawarkan pinjaman kepada anggotanya tapi malah membangunkan rumah buat anggotanya, gratis lagi.

“Saya dan istri kemudian menjadi anggota Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia dan langsung mendapat bantuan untuk renovasi sanitasi, berupa perbaikan WC,” kenang Andri.

Usai pembangunan WC di rumahnya, Andri mendapat tawaran lagi dari Kopsyah BMI untuk merenovasi rumah tanpa uang muka (DP). Program ini diluncurkan oleh Kopsyah BMI awal Januari lalu yang merupakan produk pembiayaan dengan nama Mikro Tata Griya (MTG), kepemilikan rumah tanpa DP.

Sebelum program ini diluncurkan, Kopsyah BMI yang kini mengantongi aset Rp320 miliar tercatat sebagai koperasi pertama di Indonesia yang memelopori pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) gratis bagi anggotanya. Total RLH yang sudah dibangun mencapai 26 unit dan tahun ini direncanakan membangun sebanyak 31 unit lagi.

Terkait dengan program MTG tanpa DP, Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara mengatakan, program tersebut disediakan untuk anggota dengan tingkat penghasilan lebih baik ketimbang penerima program RLH. “Ini untuk anggota yang sudah punya tanah atau rumah, dan ingin merenovasi rumahnya, kami sediakan biaya tanpa uang muka atau DP,” ujarnya. Sebagai koperasi berbasis syariah, Kamaruddin mengatakan pihaknya tidak boleh menerapkan sistem DP karena tak sesuai dengan syariah. “Kami tawarkan program MTG dengan sistem akad jual beli.  Bagi yang ingin memperbaiki rumah kami sediakan dana Rp20 juta untuk plafon dan tenor maksimum 10 tahun. Sedangkan untuk membangun rumah sebesar Rp54 juta, dicicil selama 10 tahun,” tuturnya.

Sebagai uji coba program MTG merencanakan pembangunan 10 rumah, namun jika animonya meningkat, akan ditambah lagi pada tahun berikutnya.

Di tengah pro kontra pembangunan rumah tanpa DP yang bertentangan dengan peraturan Bank Indonesia (BI), menurut Kamaruddin pihaknya tak merasa terusik, selain itu BI pun tak pernah mempermasalahkan  program MTG.

“Yang kami bangun ini rumah anggota, uangnya dari anggota, luasnya rata-rata hanya 36 meter persegi dengan dua kamar tidur, kamar mandi dan kamar tidur. Apanya yang mau dipermasalahkan,” sambungnya lagi.

Selain itu, masih kata Kamaruddin, peserta MTG tidak bisa sembarang orang. Mereka adalah anggota Kopsyah BMI yang sudah mengikuti program sanitasi dan air. Salah satunya adalah Neneng, peserta program pembiayaan kamar mandi sebesar Rp 15 juta dengan cicilan Rp216 ribu per bulan, sudah selesai bulan Mei ini. Kamaruddin berharap melalui program MTG tidak ada lagi anggota Kopsyah BMI yang kini sudah mencapai 121.646 orang kesulitan mendapatkan rumah lantaran ketiadaan uang muka. (Irsyad Muchtar)

Share This:

You may also like...