Asep Saepudin, Kerajinan Replikanya Jadi Ikon Pasukan PBB di Sudan

Asep saepudin (baju putih) di sbeuah pameran-Foto: Dokumentasi pribadi.

SUMEDANG—-Sepintas rupanya mirip sekali dengan tahu sumedang asli, namun sebetulnya hanya replika yang terbuat dari resin atau karet silikon. Replika tahu ini dibuat Asep Saepudin.

Pria yang bermukim di Desa Gudang, Kampung Sukasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ini merintis kerajinan tangan dari resin dan fiberglass sejak 10 tahun yang lalu.

Menurut pria kelahiran 1967 ini, beberapa barang yang berasal dari resin dan fiberglass inspirasinya berasal dari saat ia bekerja di bidang otomotif sewaktu muda dulu, di antaranya membuat body kit mobil, spoiler, body ATV, body speedboat dan lain sebagainya.

Dia juga membuat miniatur beberapa jenis patung. Mulai dari lafadz Allah, wayang, tokoh, tentara, polisi, kartun, bentuk bagian tubuh, bentuk muka seseorang, bahkan patung karikatur orang. 

“Produk saya sudah dipasarkan ke Sudan dan Amerika Serikat, tetapi tidak secara langsung. Khusus ke Sudan diperuntukan untuk pasukan PBB sejak tujuh tahun lalu. Merea yang pulang betrugas aan diberikan patung karya  berupa replika tentara PBB karya saya sebagai kenang-kenangan,” tutur Asep kepada Peluang melalui WhatsApp, Selasa (18/8/20).

Pengiriman dilakukan tiga bulan sekali dengan banyak barang 10-20 dengan harga Rp500 ribu per replika. Selain diekspor, produk Asep juga jadi dipasarkan di sejumlah Polda di Indonesia.

Asep tidak merinci omzetnya, dia hanya menyebut dari gantungan kunci replika tahu saja terjual 800 pieces seminggunya dengan harga Rp10 ribu per pieces. Sementara replika lainnya seperti mobil dijual antara Rp40 ribu hingga Rp100 ribu per pieces.

replika tentara PBB-Foto: Dokumentasi Pribadi.

Pandemi Covid-19 sempat memukul usahanya selama tiga bulan. Bisnisnya sama sekali tiarap. Namun kini Asep bangit kembali.

“Ke depannya saya ingin melatih warga desa untuk membuat kerajinan ini karena keselutian mengembangkan kerajinan resin dan fiberglass ini terletak pada SDM-nya. Pemerintah diharapkan bantuannya dalam pengadaan pelatihan,” tutup Asep (Van).

Share This:

One Comment on “Asep Saepudin, Kerajinan Replikanya Jadi Ikon Pasukan PBB di Sudan”

Comments are closed.