Anies Batasi Operasional Kantor dan Mal hingga 19.00, Angkutan Umum hingga 20.00

Ilustrasi-Foto: Beritajakarta

JAKARTA—Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan pembatasan kegiatan mulai 11-25 Januari 2021. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur Nomor 19 Tahun 2021.

Keputusan itu diambil karena peningkatan kasus harian baru Covid-19 di Jakarta yang meningkat dan dinilai cenderung mengkhawatirkan dalam beberapa waktu terakhir.

“Saat ini, kita sedang berada di titik kasus aktif tertinggi selama ini yaitu di kisaran angka 17.383. Kasus aktif adalah jumlah orang yang saat ini berstatus positif Covid-19 dan belum dinyatakan sembuh, baik yang dirawat di fasilitas kesehatan maupun di dalam isolasi mandiri,” kata Anies Baswedan, Sabtu (9/1/21).

Pengetatan PSBB membuat masyarakat Jakarta harus kembali melakukan hal-hal yang telah diberlakukan sebelumnya seperti 75 persen karyawan bekerja dari rumah (Work From Home), belajar mengajar dilakukan jarak jauh, pusat perbelanjaan hingga perkantoran harus tutup pukul 19.00 WIB, dan restoran boleh dine-in dengan kapasitas 25 persen.

Sementara itu, tempat ibadah diberi batasan kapasitas 50 persen, fasilitas umum dan semua kegiatan sosial budaya dihentikan sementara, fasilitas kesehatan bisa tetap berjalan 100% dengan protokol kesehatan, dan transportasi umum dengan pembatasan kapasitas.

Transportasi publik jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 20.00.  Selain jam operasional, kapasitas angkutan umum juga dibatasi hanya 50 persen.

Menurut Anies pengetatan PSBB perlu dilakukan sebab hal tersebut dianggap berhasil menurunkan kasus aktif secara signifikan ketika diterapkan pada September 2020.

“Kita ingat pada pertengahan Agustus, ada libur panjang Tahun Baru Islam. Dua minggu sesudah libur panjang itu, pertambahan kasus harian dan pertambahan kasus aktif melonjak sangat cepat. Maka, pada saat itu, kita memutuskan menarik rem darurat di pertengahan September,” papar Anies.

Anies menyebut langsung kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Komite Penanganan Covid-19 Airlangga Hartanto. PSBB Ketat ini berlaku mulai 11 hingga 25 Januari. 

“Kalau berhasil, tidak harus perpanjang. Jika tidak, harus perpanjang supaya pandemi benar-benar tuntas,” pungkas Anies 

Share This:

One Comment on “Anies Batasi Operasional Kantor dan Mal hingga 19.00, Angkutan Umum hingga 20.00”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *