Amanah Di Masa Sulit

Di dapuk memimpin sebuah koperasi skala besar jadi tantangan tersendiri bagi Surjani Slamet, terlebih di tengah iklim sedang tak normal seperti saat ini, Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). “Saya diberi amanah yang tidak ringan tapi saya kan tidak sendiri dan akan kami atasi bersama-sama untuk melewati situasi yang sulit ini,” ujarnya.

Surjani yang sebelumnya menjabat Bendahara di koperasi beraset Rp1,34 triliun itu, dalam Rapat Anggota Tahunan yang berlangsung online April lalu terpilih sebagai pemimpin baru Koperasi Astra. Ia menggantikan Pongki Pamungkas yang sebelumnya sukses membawa koperasi berusia 30 tahun ini ke pentas koperasi besar skala nasional.

Sarjana hukum jebolan Universitas Indonesia 1989 ini mengaku pengalamannya berkoperasi masih sangat minim, tetapi bekal yang minim itu bakal dimanfaatkannya untuk membawa Koperasi Astra ke jenjang sukses yang lebih tinggi lagi. “Saya sudah 18 tahun di Group Astra dan mudah-mudahan bisa menjadi modal tambahan bagi saya untuk memimpin dan memajukan Koperasi Astra, “ tutur peminat traveling yang hampir 18 tahun berkiprah di grup Astra.     

Menyinggung target yang hendak dicapai di tahun “pandemi” ini, Surjani menukas dirinya tidak punya program yang muluk-muluk karena semuanya sudah diputuskan dalam rapat program tahunan koperasi. Pastinya, ia bertekad meningkatkan digitalisasi program yang dapat mengefisienkan kerja pengurus dan sekaligus kian memudahkan anggota bertransaksi dengan koperasi.

“Koperasi yang beranggotakan 80 ribu orang lebih karyawan Astra, bagaimana mengelolanya itu lah yang jadi tantangan saya,” ujar Surjani yang juga menjabat Treasury and Finance Division Head di PT Toyota Astra Financial Services.(Irm)

Share This: