Alumni ITS Salurkan Sembako untuk Pelaku UMKM Lewat Kemenkop

Ilustrasi-Foto: Merdeka

JAKARTA—Ikatan Keluarga Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) Surabaya memberi donasi berupa  seribu paket sembako bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak Covid-19.  Bantuan disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi langkah IKA ITS yang menunjukan kepedulian  kepada pelaku UMKM  yang sebagian besar terganggu kegiatan usahanya dan bahkan yang kehilangan pendapatan.

“Kemenkop terbuka apabila ada pihak yang ingin memberikan bantuan kepada UMKM yang terdampak besar akibat pandemi,” kata Teten Masduki, Jumat (22/5/20). 

Selain paket sembako, Teten mengungkapkan, kementerian juga menerima bantuan berupa 200 ribu masker kain nonmedis. Masker tersebut kemudian disalurkan kepada para pedagang kuliner dan pedagang kecil lainnya yang harus tetap beroperasi di tengah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta.

“Bantuan masker akan bertambah lagi hingga mencapai sejumlah 400 ribu. Di banyak negara, masker kain dianggap efektif mencegah penularan,” ucap Menteri.

Sesuai surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lanjutnya, semua bantuan yang diterima oleh Kemenkop akan tercatat, mulai dari penerimaan hingga distribusi, agar tidak timbul gratifikasi.

 Teten menyebut pemerintah tidak bisa sendirian dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19, karena banyak yang terdampak sangat masif, sementara anggaran pemerintah terbatas. 

Sebanyak 35 persen anggaran sudah ditarik oleh Kementerian Keuangan. Hal itu difokuskan ke bantuan sosial (bansos) dan stimulus ekonomi. 

Sementara, Ketua Umum IKA ITS Sutopo Kristanto menyatakan, pihaknya terpanggil memberikan bantuan kepada pelaku UMKM karena kedekatan alumni ITS dengan UMKM. 

“IKA ITS sangat dekat dengan UMKM akibat pandemi,” ujar Sutopo. 

Dalam masa pandemi ini, ITS dan alumni ITS telah melakukan banyak hal. Di antaranya melakukan riset unggulan, membuat hand sanitizer dan masker, melakukan tes emergency ventilator, hingga membuat Robot Raisa (Robot Assistant ITS).

Robot ini  dapat membantu tenaga kesehatan meminimalkan interaksi langsung dalam menangani pasien Covid-19, sehingga dapat mengurangi potensi penularan Covid-19 kepada tenaga medis.

Share This:

You may also like...