Alenia Pictures Luncurkan Film Kecintaan Anak-anak Perbatasan pada Tanah Air

Konferensi pers Alenia Pictures di kemang-Foto: Irvan Sjafari.

JAKARTA—–Setelah vakum selama lima tahun, Alenia Pictures akhirnya selesai memproduksi film anyarnya yang bertajuk Rumah Merah Putih. Film ini disutradarai Ari Sihasale dan diproduseri oleh Nia Sihasale Zulkarnen ini terinspirasi dari kejadian nyata dan memperlihatkan kecintaan anak-anak perbatasan di Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste pada tanah air Indonesia.

Selain dibintangi artis nasional seperti  Yama Carlos, Pevita Pearce, Shafira Umm, Abdrurrahman Arif dan Dicky Tapitapikalawan, sejumlah anak-anak asli NTT juga dilibatkan, termasuk menjadi tokoh utamanya, yaitu Patrick Rumlaklak dan Amori De Purivicacao.

“Seluruhnya tujuh anak NTT yang sama sekali tidak punya pengalaman akting,” ungkap Nia dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta, Senin (20/5).

 Menurut Nia kejadiannya satu minggu menjelang  perayaan 17 Agustus. Dikisahkan Farel Amaral (Patrick  Rumlaklak) dan Oscar Lopez (Amori De Purivicacao) bermukim di perbatasan NTT-Timor Leste.  Meski hidup dengan kesederhanaan, rasa cinta mereka terhadap tanah air sangatlah dalam.  

Keduanya bersama teman-teman yang lain mengikuti lomba panjat pinang. Namun bukannya Bersatu, mereka berdebat hadiah mana yang harus diambil duluan. Akibatnya mereka gagal dan kemudian saling menyalahkan.  Masalah makin rumit karena dua kaleng cat merah putih milik Farel hilang. 

Takut dimarahi ayahnya, Farel dan Oscar serta teman-temannya mengumpulkan uang untuk membeli cat. Sayangnya stok cat merah putih sudah habis dan perayaan 17 Agustus semakin dekat.  Upaya anak-anak ini untuk merayakan 17 Agustus menjadi cerita utama film.

Nia mengaku untuk mewujudkan film ini tim Alenia melakukan riset di perbatasan. Nia menemukan banyak kalimat spontanitas anak-anak. Misalnya ketika mereka mencari cat untuk mengecat rumah setiap Agustus, kalau tidak ada warna merah putih mereka menjawab: Merah Putih tidak bisa diganti.

“Bagi mereka Merah Putih bukan hanya sekadar bendera tapi warna itu terpatri di hati mereka, begitu pun kami,” pungkas Nia.

Kalau tidak ada aral melintang, Rumah Merah putih akan tayang pada 20 Juni mendatang (van).

Share This:

You may also like...