Airlangga Proyeksikan Industri Manufaktur Tumbuh pada 2020

Ilustrasi-Foto: Tubas media

JAKARTA—- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan industri manufaktur mengalami pertumbuhan pada 2020. Sekalipun ketidakpastian ekonomi global masih menjadi kendala.

“Sepanjang 2019 sektor manufaktur mengalami pertumbuhan moderat di bawah rata-rata sejak 2016. Sekalipun tetap menjadi sumber pertumbuhan utama, ia menuturkan peran sektor ini kian menurun,” ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Jumat (20/12/19).

Data IHS Markit melaporkan, Purchasing Manager’s Index (PMI) Indonesia per November 2019 berada pada angka 48,2. Perolehan ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan PMI Manufaktur Indonesia pada Oktober 2019 yang berada pada angka 47,7.

Sementara itu, pertumbuhan sektor pengolahan selama 2019 baru dapat menembus angka 4% pada kuartal III/2019 sebesar 4,1%. Sementara itu, pertumbuhan pada kuartal I dan II masing-masing 3,9% dan 3,5%.

“Kondisi industri manufaktur masih terbilang cukup baik. Hal ini ditandai dari adanya investasi yang masuk ke Indonesia pada bidang ini,” kata Airlangga.

Data survei PMI yang dilakukan Bank Indonesia (BI) menunjukkan indeks PMI Indonesia masih berada di atas 50. Berdasarkan data Prompt Manufacturing BI, perolehan indeks PMI Indonesia pada kuartal IV/2019 sebesar 51,9.

“Sektor ini masih membutuhkan banyak investasi untuk kembali meningkatkan perannya dalam perekonomian negara,” tutup Airlangga seperti dilansir Bisnis Indonesia.

Share This: