Ada Kartel Dimana-mana

KPPU memutuskan adanya prakik kartel pada importir bawang putih. Selain itu, juga sedang diusut pada industri ban dan perbankan. Siapa diuntungkan ?

030412_RMN-BISNIS-01-BAWANG-IMPOR

Sebagai konsumen, masyarakat tentunya menginginkan harga barang atau jasa yang wajar. Dengan begitu, ekonomi akan berjalan secara efisien. Namun realitasnya posisi tawar konsumen lemah dibanding produsen. Hal ini diperparah dengan adanya praktik kartel pada sejumlah barang dan jasa.
Temuan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan adanya kartel yang melibatkan 19 importir bawang putih. KPPU pun mendenda mereka mulai belasan juta rupiah hingga Rp 921 juta, dengan total Rp 13,3 miliar. KPPU menilai importir itu sengaja melakukan monopoli dengan cara membatasi peredaran bawang putih di pasaran. Akibatnya harga bawang putih melonjak.
Praktik kartel bawang putih tidak hanya melibatkan pelaku usaha. KPPU pun memutuskan Menteri Perdagangan dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri bersalah karena ikut bersekongkol melakukan kartel. Namun, KPPU tidak menghukum, hanya memberi rekomendasi perbaikan.
Praktik kartel tidak hanya di komoditi bawang putih, tetapi juga industri ban. KPPU menyatakan ada enam perusahan ban yang terindikasi melakukan kartel. Saat ini keenam perusahaan ban tersebut sudah masuk dalam proses peradilan. “Saat ini ada enam perusahaan ban yang terlibat kartel, kita sedang proses,” ujar Wakil Ketua KPPU Saidah Sakwan beberapa waktu lalu.
Menurut Saidah, kartel yang dilakukan enam perusahaan ban itu sudah diintai sejak tiga tahun lalu. Hal ini membuktikan KPPU sangat serius sebelum melakukan penilaian. Saat ini proses hukumnya sudah masuk ke pengadilan dan sudah ada dalam tahap pemeriksaan pendahuluan.

Pada tahap ini akan ada pembacaan laporan dugaan pelanggaran oleh KPPU dan tanggapan terlapor terhadap dugaan tersebut. Saat ini, sudah masuk dalam proses pemeriksaan pendahuluan. Setelah itu akan ada pembacaan laporan dugaan pelanggaran, dan tanggapan telapor. Jika perusahaan tidak mengaku, maka akan masuk dalam proses pemeriksaan lanjutan.

Share This:

Next Post

Majalah Peluang Edisi 51 - Juni 2014

Sab Jun 28 , 2014
  Share on: WhatsApp Share This: