Abon Jawara Angkat Produk Kerupuk Kulit Ikan Naik Kelas

JAKARTA—-Sudah lima tahun Nurmansyah menalani usaha pembuatan makanan camilan kerupuk kulit ikan. Pria yang pernah bekerja sebagai pegawai outsoursing di Jakarta ini memasarkan produknya dengan berkeliling menitip dari warung ke warung di kawasan Jakarta Utara.

Dalam satu bulan Nurmansyah mengolah bahan baku sebanyak dua kuintal kulit ikan untuk diolah menjadi kerupu kulit ikan.  Dengan modal awal sekitar Rp3 juta, kalau beruntung dia bisa meraup omzet Rp6 juta per satu kuintal bahan baku kerupuk kulit ikan.

“Untungnya pandemi tidak berdampak pada usaha, karena produk saya memang dijual  seribu rupiah dan daya beli masyarakat menengah ke bawah masih mampu,” ujar Nurmansyah ketika dihubungi Peluang, Selasa malam (13/10/20).

Untuk mendukung usahanya Nurmansyah mengaku mengikuti program Jakpreneur, di antaranya Abon Jawara (Ayo Belanja Online Warga Jakarta Utara)  yang digelar oleh Pemkot Jakarta Utara.  Dia berharap dapat memperluas jaringan pemaran dan memperkenalkan produknya ke masyarakat yang lebih luas.

Melalui Jakpreneur, produk Nurmansyah dibuat naik kelas dengan kemasan menarik dan dibandroll dengan harga Rp12 ribu per pieces dengan berat 30 gram.

Sebelumnya Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, Abon Jawara merupakan tindaklanjut program pembinaan  pengembangan kewirausahan terpadu (PKT).  Di tengah situasi pandemi ini pola pemasaran daring paling tepat.

Produk ditawarkan dalam katalog program ini di antaranya keripik pisang, bir pletok, jamu rempah, jamu sehat madura, bumbu pecel, sambal botolan, madu, donat, kentang mustofa, kerupuk kulit ikan Cilincing, otak-otak penjaringan, rebon crispy, ikan segar dan salmon (van).

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *