92.919 Warga Jakarta Mengidap HIV/AIDS

ekskutif mudaIni kabar buruk. Sebanyak 92.919 warga Jakarta mengidap HIV/AIDS dan baru 40 persen di antara mereka yang menyadarinya.“Oleh karena itulah, Pemprov DKI Jakarta menganjurkan warga untuk melakukan pemeriksaan dini,” kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Jakarta, Fatahillah, saat mewakili Gubernur DKI Jakarta membuka dan meluncurkan program Fast Track Ending The AIDS Epidemic 2020 dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, di Taman Suropati, Minggu 29 November 2015.

Pemprov DKI, kata Fatahillah, bisnis.liputan6.com peserta anak muda hadir mengikuti delapan seminar dan tiga workshop dalam kegiatan tersebut. Mitos yang berkembang selama ini, setelah diberlakukan MEA, barang-barang dari negara-negara
berkomitmen untuk membantu pemeriksaan awal sampai kepada pengobatan para penderita.

Ditargetkan 99 persen masyarakat harus mengetahui status diri mereka sendiri dan segera melakukan pengobatan. “Jika warga tersebut benar mengidap HIV/AIDS, kami pastikan untuk memberikan pengobatan dan layanan kesehatan secara rutin dan gratis. Silakan mengunjungi rumah sakit atau puskesmas di daerah masingmasing,” ujarnya.

Prevalensi HIV terus meningkat, khususnya pada populasi yang berisiko tinggi dan menjadikan pertumbuhan epidemi HIV Indonesia sebagai salah satu yang tercepat di Asia. Diperkirakan jumlah orang dengan HIV/AIDS (orang dengan HIV/ADIS atau ODHA) di Indonesia mencapai 400,000 orang dan 100,000 orang akan meninggal karena AIDS. Jumlah ODHA diperhitungkan meningkat menjadi 1juta penderita, dengan perkiraan 350,000 kematian akibat AIDS pada 2015. Kemenkes
melaporkan, hingga saat ini terdapat 171-219ribu ODHA di Indonesia. (Nay)

Share This:

Next Post

Eksekutif Muda Anggap MEA Ancaman

Rab Des 9 , 2015
Indonesia dianggap memiliki peran penting dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Siapkan pelaku usaha kita? “Sebuah studi memaparkan, hanya 45 persen eksekutif Indonesia yang melihat MEA sebagai peluang. Sisanya menganggap MEA sebagai sebuah ancaman,” tutur Indra Nur Fatriansyah, ketua Pelaksana Festival Indonesian Youth Conference (IYC) 2015 di Jakarta. Setelah enam […]