2018, Nilai Industri Game Indonesia Capai 860 Juta Dolar

ilustrasi-Foto: Kicau News.

JAKARTA—–Industri game di Indonesia tumbuh dua hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.  Pertumbuhan ini didorong oleh semakin maraknya ponsel cerdas dengan hraga murah di Indonesia.  Tidak mengherankan kalau Indonesia berada di posisi nomor 16 dunia sebagai produsen game dengan nilai 860 juta dolar pada 2018. 

Jumlah ini meningkat tajam, karena pada 2017 nilainya 700 hingga 750 juta dolar. Itu sebabaya  investor asing pun kini banyak yang melirik industri ini. “Investor melihat game developer Indonesia saat ini termasuk paling maju di Asia Tenggara

Demikian diungkapkan Deputi Akses Jaringan dan Permodalan Asosiasi Game Indonesia (AGI) Cipto Adiguno ketika ditemui Peluang usai acara konferensi pers “Road to Akatara Indonesia Film Bussiness & Market”  di Jakarta, Selasa (9/7).

Saat ini menurut Cipto, asosiasi menaungi sekitar 50 perusahaan game.  Pemasaran game jugalebih banyak luar negeri, sebab di dalam negeri masih belum bisa diakomodasi. 

“Padahal game produk anak bangsa mampu bersaing dengan produk luar negeri,” kata Cipto. 

Dia juga pernah mengungkapkan pertumbuhan rata-rata 25 persen sampai 30 persen setahun. Jadi dalam 3 tahun diprediksi nilainya menembus Rp 24 triliun.

Beberapa waktu lalu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto  menyebutkan, dalam enam tahun terakhir, industri digital di Indonesia tumbuh antara 9,98 – 10,7 persen per tahun.

Pertumbuhan industri ini dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional. Tahun 2019, industri digital nasional diproyeksikan tumbuh di atas 11 persen per tahun (Irvan Sjafari).

Share This:

You may also like...