17 Tahun Berbakti Untuk Negeri

Bertepatan dengan puncak peringatan miladnya, KSPPS Bakti Huria Syariah dinobatkan sebagai salah satu role model penyalur pembiayaan ultra mikro oleh pemerintah.

Usia 17 tahun sering ditafsirkan sebagai sesuatu yang istimewa. Jika dilekatkan pada seorang gadis, inilah masa yang biasa disebut “Manis Tujuh Belas” atau sweet seventeen. Demikian halnya dengan KSPPS Bakti Huria Syariah (BHS), yang tepat pada 23 Desember 2020 genap berusia 17 tahun. Hal ini mengisyaratkan bahwa Koperasi mampu mengukuhkan diri menjadi salah satu lembaga perekonomian yang mampu berbicara banyak dalam peningkatan kemaslahatan umat.

Dalam acara puncak perayaan ulang tahun secara virtual, Andi Amri, Ketua KSPPS BHS menyampaikan, BHS senantiasa memiliki komitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada anggota melalui inovasi produk, digitalisasi dan pengembangan model bisnis agar setiap lapisan masyarakat dapat tersentuh secara merata . “Kami memiliki visi 10 tahun yang akan datang, dapat melayani dan mengorbitkan satu juta UMKM di wilayah Timur Indonesia khususnya Provinsi Sulawesi selatan,” ujar Andi Amri.

Peringatan milad ke 17 dilaksanakan secara serentak di 24 Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan dengan berbagai kegiatan. Aktivitas yang dilakukan meliputi kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim, bantuan untuk panti asuhan dan penyerahan bantuan buku kepada lembaga pendidikan seperti pesantren dan sekolah. Hal itu merupakan bagian dari rasa syukur atas pencapaian prestasi yang telah diukir baik ditingkat lokal dan nasional.

Perjalanan BHS selama 17 tahun, diiringi dengan berbagai dinamika dan tantangan. Namun solidnya anggota, stakeholder dan shareholder membuat Koperasi ini masih terus eksis mengembangkan bisnisnya.

Kabar baik yang diterima bertepatan dalam puncak peringatan milad, adalah ditunjuknya BHS sebagai salah satu dari empat perwakilan koperasi untuk menjadi role model penyalur pembiayaan ultra mikro oleh pemerintah. BHS menjadi salah satu perwakilan dari wilayah timur Indonesia.

Kini BHS telah bertransformasi menjadi koperasi berbasis digital dan menjadi pionir di Sulawesi Selatan yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai dan jati diri koperasi. Implementasinya terwujud dalam bentuk layanan “AnggotaKu”, Mini ATM, Pembiayaan Porsi Haji (ProHaj) pembiayaan untuk modal usaha (Mikro Prima), pembiayaan kebutuhan pendidikan, serta pembiayaan sanitasi layak dan air minum sehat (Mikro Salam).

“Kami hadir di tengah masyarakat memberikan pelayanan untuk memberdayakan dan menciptakan pemerataan, tidak diperkenankan BHS memberikan pelayanan tanpa manfaat riil baik dalam bentuk pendampingan usaha maupun pengadaan barang kebutuhan rumah tangga dan pembangunan fisik produk dalam bentuk Sanitasi Sehat,” ungkap Andi Amri.

BHS ingin menegaskan paradigma tentang koperasi bahwa kekuatannya terletak pada usaha dan kerukunan bersama. Sehingga mengedepankan nilai dalam berkoperasi berarti sedang membangun pondasi kemakmuran. Sebaliknya jika menjalankan koperasi tanpa nilai berarti secara tidak langsung meruntuhkan sendi-sendi kemakmuran. Oleh karenanya cara terbaik merintis jalan yang aman dan sehat untuk mecapai kemakmuran, kesetaraan dan kesejahteraan adalah menjalankan koperasi berbasis nilai.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *